. . .
Sehijau Coklat*
 Sumber: Khalayak Instagram 

 Maaf, beberapa berita yang disertai gambar benar-benar mengganggu perasaan. Lebih dari perasaan sedih dan tidak tega.
Sumber: Khalayak Instagram

Maaf, beberapa berita yang disertai gambar benar-benar mengganggu perasaan. Lebih dari perasaan sedih dan tidak tega.

Jangan buru-buru mengikat sesuatu yang masih liar bertransformasi, pasang-surut, hilang-timbul

Donasi Palestina

fildzahamalya:

InsyaAllah ada beberapa pilihan untuk membantu donasi saudara kita di Palestina:

1. Yayasan aksi cepat tanggap
BSM : 101 000 1114
BCA : 676 030 0860
a.n Yayasan Aksi Cepat Tanggap
Konfirm pengiriman ke email konfirmasi@act.or.id

Sumber lain bilang aksi cepat tanggap
BSM: 7070716512
BCA : 6760255040

2. Yayasan Al-aqsha - sahabatalaqsha.com
BSM : 7799800009

3. @infoKNRP FB: komite nasional untuk rakyat palestina
BSM : 701 836 2133
BCA : 7600 325 099
A.n Komnas Untuk Rakyat Palestina
Info lebih lanjut: 021-7812311
Konfirmasi donasi ke Mba Tije: 081315845744

4. Sunduq ukhuwah kotak persahabatan
BNI cab.kenari jakpus : 6900060009
A.n Abdillah Onim
Konfirmasi ke wa +972 598058513
Pin bb gaza: 25c63245
Beliau aktivis ina u plestina koord.daqu paestin

5. Dri yusuf mansur
BCA : 6030308059
a.n Yysan Daarul Quran Nusantara
021 500 311
Sms +628121128028

6. Salam UI
BSM : 7017546079
A.n vivi khafilatul jannah
Knfirmasi via wa 087812038335

Dunia lebih indah dengan Apple yang kamu makan, bukan yang kamu sentuh; Hangouts di kafe, bukan di hape; “What’s up?” sebagai kata sapaan, bukan aplikasi.
rerenitaputri:

islamic-quotes:

Everyone, speak for Palestine!

#PrayForPalestine #SpeakForPalestine #ActForPalestine Ya Allaah

rerenitaputri:

islamic-quotes:

Everyone, speak for Palestine!

#PrayForPalestine #SpeakForPalestine #ActForPalestine Ya Allaah
Sendiri itu pilihan tetapi sendirian itu membosankan.
Ini Pemilihan Presiden Republik Indonesia pertama kalinya untuk saya. Apapun hasilnya Semoga Ibu Pertiwi tidak dibuat terus bersedih dan semakin bangga dengan pemuda-pemudinya. Menjadi maju dan berkembang itu proses dan saya ingin turut ambil bagian dalam proses tersebut. :)
#HappyVote #HappyElectionDay #Vote #INDONESIA #Pilpres (at TPS 079 RSUP. Sardjito)

Ini Pemilihan Presiden Republik Indonesia pertama kalinya untuk saya. Apapun hasilnya Semoga Ibu Pertiwi tidak dibuat terus bersedih dan semakin bangga dengan pemuda-pemudinya. Menjadi maju dan berkembang itu proses dan saya ingin turut ambil bagian dalam proses tersebut. :)
#HappyVote #HappyElectionDay #Vote #INDONESIA #Pilpres (at TPS 079 RSUP. Sardjito)

BENAR TAK SELALU MENANG - kisah perjuangan berat seorang korban perkosaan yang tidak berakhir manis-

jamikanasa:

kartikajahja:

8 Mei 2014, “Apakah dia takut?” pikir saya saat itu, memikirkan bagaimana caranya agar dia merasa nyaman dengan saya. Sejujurnya saya juga takut. Takut salah langkah, salah bicara. Ia datang mengenakan syal besar dan sebuah masker yang menutupi separuh wajahnya. Ia tampak gusar. Tangannya gemetar….

Sedih bacanya. Ya Allah semoga diberi kemudahan, kelancaran dan kekuatan untuk mbak YF. Ketika keadilan di dunia sulit untuk diraih, Allah akan memberikan hukuman seadil-adilnya, di akhirat nanti.

Semoga bisa menjadi bahan pelajaran untuk kita para wanita. Pelecehan seksual kini tak pandang bulu. Waspada terhadap siapapun, termasuk orang-orang yang kita kenal.

Jaga diri, jaga hati. Ulurkan jilbab, karena ia melindungi.

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59) 

wallaua’lam

Ya Allah :’(
Miss or miss ?

Tentang #ISUnite

beningtirta:

rerenitaputri:

image

Tulisan ini saya awali dengan suatu kesadaran bahwa setiap manusia selalu mempunyai potensi (walau sekecil apapun) untuk menjadi baik. Dan realitanya, proses menjadi baik harus dihadapkan pada berbagai macam godaan yang sangat mungkin akan menggagalkan usaha menjadi baik tersebut. Dan saya menyadari bahwa saya tidak cukup kuat dan tidak cukup mampu apabila harus berproses menjadi baik seorang diri, memulai kebaikan dengan ide sendiri dan melakukan kebaikan itu sendiri.

Karena itu, dimanapun, dalam fase apapun, saya selalu berusaha untuk terus berkumpul di lingkaran orang-orang baik.

Walaupun masih saja ada yang mempertanyakan “baik menurut siapa?” namun saya memilih untuk meyakini bahwa setiap orang itu baik. Akan tetapi, orang baik yang dengan kebaikannya berusaha untuk membuat lebih banyak orang merasa bahagia dan akhirnya turut serta berbuat kebaikan—hingga menimbulkan efek domino yang meluas—tentu akan mempunyai poin plus. Semakin banyak catatan baik dalam buku amalnya, semakin besar investasi akhirat yang ditanam. Meminjam frase dari seseorang, menjadi baik dan memperbaiki hehehe *prolog yang cukup panjang haha*

Intinya saya ingin memperkenalkan tentang #ISUnite, singkatan dari Indonesian Students Unite (nama yang berhasil dikukuhkan setelah melalui proses diskusi panjang ditambah judicial review karena pertanyaan dari seorang teman :3)

Jadi apa itu #ISUnite?

#ISUnite tercetus dari sebuah survey random di pagi hari yang dilakukan oleh bro @agus_taufiq yang kemudian berlanjut ke diskusi serius yang melibatkan bro @suryadimas @DiniNH @jolayjali @RonaMentari dan saya sebagai pelengkap penderita hehe

image

Berawal dari sebuah mimpi seperti ini:
"Kami bermimpi bahwa di usianya yang masih belia, pelajar SMA di Indonesia akan menjadi pribadi-pribadi yang mampu menghasilkan karya yang solutif dan bermanfaat berlandaskan karakter mulia dan kecintaan terhadap tanah airnya"

Yaa, #ISUnite adalah sebuah pembinaan karakter dan pelatihan manajemen organisasi dengan target peserta pengurus organisasi siswa SMA se Jabodetabek-Bandung (semoga akan segera expand ke tingkat nasional).

Apa yang melatarbelakangi kami menginisiasi gerakan ini?

Pertama: “Masa SMA merupakan masa dimana semangat mencari identitas diri sedang berada pada puncaknya, membuat para pelajar SMA seringkali rela mengorbankan segala hal demi apa yang ingin mereka capai dan mereka yakini benar (in-group effect). Di masa SMA pula seharusnya mereka mulai belajar dan menyadari bahwa sudah waktunya mereka mempersiapkan diri menuju kehidupan mendatang yang lebih menantang. Namun ternyata ketika SMA, usia mereka belumlah cukup untuk dikatakan dewasa, sehingga masih sering terbawa arus dan trend yang belum dipahami apakah itu benar atau salah. Masa SMA adalah masa kritis pembentukan nilai.”

Kedua: “Seringkali pelajar SMA masih berfokus pada dirinya sendiri, merasa paling benar dan belum cukup matang dari segi penalaran dan kebijaksanaan. Terlihat dari pelaksanaan program kerja organisasi sekolah yang tidak jarang hanya meneruskan tradisi, tanpa paham apa urgensinya, tanpa melalui pengkajian mendalam mengenai manfaat dari program tersebut”

Ketiga: “Paparan media dan trend yang berkembang di masyarakat membentuk mindset dan gaya hidup remaja-remaja yang konsumtif, budaya pacaran yang tidak sehat, konsumsi NAPZA dan rokok, tawuran tanpa tahu apa sebabnya dan guru-guru yang semakin mengeluhkan tata karma siswa. Merupakan kondisi yang mengkhawatirkan mengingat bahwa siswa-siswi SMA tersebutlah yang akan menjadi pemimpin Indonesia di masa depan”

Karena itulah diperlukan duta kebaikan di tiap sekolah, yang darinya akan menularkan kebaikan-kebaikan lain di sekolahnya. Apalagi jika duta kebaikan tersebut adalah seorang decision maker di sekolahnya, maka kebaikannya akan lebih berdampak untuk orang banyak. Dan #ISUnite berupaya untuk membentuk duta-duta kebaikan sekolah tersebut.

Dalam pelatihan ini, kami mempunyai beberapa value yang ingin diinternalisasikan yaitu cinta tanah air; berkarakter (Integritas dan Keteladanan);visioner; solutif dan bermanfaat. Dengan metode penyampaian yang sesuai dengan pendekatan andragogi dan teori perubahan tingkah laku Lewin yakni unfreeze, moving dan refreezing serta pengenalan manajemen organisasi dengan metode discovery-dream-design-deliver.

Dan sejauh ini sudah bergabung bersama kami orang-orang keren yang menjadi core team, serta tanggal 7 kemarin, proses rekrutmen terbuka resmi ditutup. Ngga sabar menanti kehadiran skuad terbaik di keluarga #ISUnite ini. Mohon doanya teman-teman semoga apa yang diimpikan tim #ISUnite dilancarkan dan dimudahkan dalam proses mewujudkannya menjadi kenyataan. Aamiin Ya Alloh

image

I never stop being amazed by my friends :’)

Good luck, guys! (y)

SEMANGAT !

SPN : Menikahi Potensi

Diskusi mencerahkan beberapa waktu yang lalu tentang bahasan paling populer sepanjang masa (baca:menikah) telah memberikan satu titik cerah untuk melihat seseorang yang akan kita tuju sebagai pasangan hidup. Dari sini, aku mendapat satu perspektif baru dalam memandang manusia. Manusia yang kita lihat hari ini sejatinya tidak sebenar-benarnya, dalam artian bahwa setiap manusia memakai topeng. Sejatinya dalam diri manusia terkandung masa lalu dan masa depan.

Bila dia cantik hari ini, jangan mudah tergoda kecantikannya. Karena kita belum pernah bertemu dia saat usia diatas 50 tahun kan? Ketika keriput memenuhi sekujur tubuhnya. Saat dia kaya hari ini, jangan mudah tergoda. Sebab kekayaan itu tidak ada yang hakiki. Sesuatu yang melekat pada manusia dan berasal dari luar dirinya tidak ada yang hakiki. Popularitas, kecantikan/ketampanan, kekayaan, jabatan, semuanya hanyalah label yang sifatnya bisa lepas-pasang. Bahkan bisa dibangung dengan pencitraan, make-up salon, dan lain-lain.

Tapi mari, hari ini kita akan belajar melihat sesorang dari potensi. Potensi adalah sesuatu yang ada didalam diri seseorang. Potensi itu lahir dari karakter-karakter yang melekat pada seseorang. Dan kita bisa melihat masa depan seseorang hanya dengan melihat dia hari ini.

Ketika kita melihat seseorang, lihatlah potensinya. Apakah dia berpotensi menjadi seseorang yang berpengaruh, berpotensi menjadi ayah yang baik, berpotensi menjadi seseorang yang sukses, berpotensi menjadi ibu yang luar biasa, berpotensi menjadi kaya raya, berpotensi membangun umat, lihatlah potensi itu. Dan tentu potensi tertinggi adalah apakah dia berpotensi masuk surga dan kita bisa turut serta berjalan bersamanya?

Bila hari ini dia miskin, atau hari ini dia masih belajar. Tidak masalah. Bila hari ini dia kesulitan, atau dia belum mencapai pencapaian standar-standar dunia. Jangan takut. Bukankah membersamai perjalanan seseorang dari titik nol-nya adalah sebuah hal yang menarik sekaligus menantang?

Ingat, lihatlah potensi itu. Bila kita menuntut seseorang mapan (secara materi), ingatlah bahwa itu tidak melekat. Lihatlah karakternya, sebab dalam kondisi apapun, karakterlah yang akan menolong seseorang ketika jatuh, pun ketika terbang tinggi.

Menikahlah dengan potensi seseorang. Gunakanlah mata hatimu untuk melihat seseorang hari ini dengan refleksi masa depan. Lihatlah potensi itu, ajaklah berbicara atau berdiskusi, kenalilah pikiran dan karakternya. Karena di sana ada banyak hal yang tertutupi oleh paras, oleh harta, oleh parameter-parameter dunia.

Menikahlah dengan potensinya. Sebab kamu tidak akan menikah hanya hari ini. Ketika dia masih cantik/tampan. Ketika dia masih kaya. Iya kan?

Bandung, 8 Juli 2014 | (c)kurniawangunadi

(Source: kurniawangunadi)

Membersamai Yang Mau Belajar Membaik

jalansaja:

"Coba bayangkan, bila semua lelaki yang sudah merasa baik maunya memilih yang sudah baik semua. Yang mau belajar membaik siapa yang membimbing?

Nyatanya, memang ada sebagian orang yang semangatnya lebih genjar ketika ada yang mimbimbing. Bila kita ikut andil dengan golongan yang cari aman, bagaimana nasib yang sebagian itu?

Mencari yang sudah baik memang penting, tapi membersamai mereka yang mau terus belajar membaik juga sangat bagus.

Kau pernah dengar, bukankah orang yang baru belajar membaca Al Qur’an, terbata-bata tapi terus semangat belajar tanpa malu, pahalanya pun lebih banyak dari yang sudah lancar jaya.

Kau pernah dengar, seorang yang susah payah hijrah dari kebiasaannya mengumbar nafsu, tapi terus istiqomah berjuang melawannya, pahalanya lebih banyak dari mereka sudah terbiasa dan tidak menjadi hal begitu berat untuk melaluinya.”

"Bukankah Allah itu mencintai proses? Bukankah setiap orang yang tengah berproses sering kali lebih banyak ujiannya, lebih berat? Melewati ujian tersebut dengan cara yang baik adalah salah satu sumber pahala.

Membersamai mereka yang mau belajar membaik bisa jadi sumber pahala tiada tara. Bisa jadi.

Memilih yang sudah terlihat baik memang baik. Tapi tak ada salahnya juga memilih mereka yang masih terlihat kurang, selama ia bersungguh-sungguh ingin berubah, ingin membenahi.

Ketika benar nampak kesungguhannya. Why not, jemput saja melalui cara-Nya.”

Perkara menjalin hubungan adalah tentang kenyamanan dan tujuan. Ketika sudah nyaman dan yakin dia akan membawa pada kebaikan, atau mampu membawanya pada kebaikan. Bismillah saja, niat baik yang dilakukan dengan cara yang baik, inshaaAllah hasilnya pun baik, kan?

(via erstudio)

andinavika:

Mengkolaborasikan untuk mewujudkan, bukan sekedar menyatukan tapi malah menenggelamkan

Nah ! :)

andinavika:

Mengkolaborasikan untuk mewujudkan, bukan sekedar menyatukan tapi malah menenggelamkan

Nah ! :)

Passionate addict - Saya mencintai permainan kata-kata berperasaan terlalu berlebihan, menyukai awan yang bergantung di langit alunan, hijau dan coklat yang berpendaran, mendoakan kamu dalam-dalam dan mengaminkan 'kita' diam-diam.